Postingan

Featured

Subversif V: Mengejar The Dare (A Gig Story)

Pada sabtu malam tersebut saya memutuskan untuk berangkat pada pukul 19.30. Sebuah keputusan yang agak nekat jika mengingat bahwa pada rundown The Dare akan tampil 20.10, tepat pada saat saya akan baru saja sampai di sana. Sayangnya, keputusan tersebut harus diambil karena sebelum waktu tersebut saya sedang disibukkan dengan episode terakhir The Last Empressreal life.

・・・
Setelah sebelumnya tersasar seperti biasa, saya sampai di Marabunta. Dari luar masih terdengar raungan gitar penuh reverb yang menandakan bahwa Noirless yang dijadwalkan tampil sebelum The Dare masih berada di panggung. Syukurlah.

Saat masuk ke dalam venue dan melihat ke arah panggung, saya dikejutkan oleh wajah yang tidak asing. Farizky yang biasanya lebih sering mengawal Anomalyst, malam itu terlihat mengisi posisi drummer pada formasi Noirless. Pada sisa waktu tampil mereka tersebut, saya masih bisa menikmati sekitar tiga buah lagu yang mereka bawakan.


Setelah Noirless selesai tampil dan para penonton memutuskan …

Amarah Tiad Hilm dalam "Fear / Loathing"

Tiad Hilm, rapper/penyanyi-penulis lagu asal Semarang, merilis single berjudul…

Rekomendasi Video Musik 11/05/2019

Rubrik ini seharusnya menjadi rubrik mingguan, namun kali ini hanya dapat kami…

Rasa Bersalah Kanina dalam "LUST"

Kanina, seorang penyanyi-penulis lagu asal Semarang, merilis single berjudul “…

Sweet Sweet Palm Sugar: Ruang-Ruang Rrefal

Rrefal, sebuah proyek jizz-jazz dari Afif Refal Fiqrianto, merilis album berta…

Elephant Kind - The Greatest Ever (A Review)

Mempesona dengan keselarasannya Pembukaan “True Love” menarik minat saya untu…

Playlist: Lebur Masa

Buruh merupakan orang yang bekerja dan menerima upah atas hasil kerjanya. Oleh…
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...