Postingan

Featured

Salah Peradaban Takkan Bikin Mati (A Gig Story)

Sabtu lalu, guna memperoleh kuitansi tiket prajual yang sebenarnya telah dapat diambil sejak beberapa bulan sebelumnya, saya tiba di Sam Poo Kong saat matahari mulai bersiap untuk terbenam sebab kabarnya mbak-mbak yang membawa kuitansi tersebut diharuskan menjalankan tugas lain selepas waktu tersebut. Datang terlalu awal sebenarnya kurang nyaman untuk dilakukan karena masa mau cengo diliatin patung Cheng Ho, tapi tak apa, toh akhirnya incaran pernak-pernik .Feast berupa kaos seri Kelelawar berwarna hitam yang terlewat saat dijual daring berhasil saya amankan.

Sembari menunggu, saya membeli segelas green thai tea dan memilih duduk di salah satu meja seorang diri hingga seketika seseorang memutuskan untuk duduk di sebelah saya dan mencoba membuka obrolan. Beberapa percakapan yang terjadi membuat saya mengetahui bahwa ia datang seorang diri hanya untuk menonton .Feast. Hal ini kemudian mendorong saya untuk memberikan saran agar ia bergabung dengan grup obrolan daring yang mewadahi Kelel…

Tunggalan Pilihan: Desember 2019

Sebagai pendukung untuk rilisan berupa album, EP, maupun mini album, beberapa …

Rilisan 2019 yang Patut Disimak

Menutup tahun 2019, redaksi suaka suara menyempatkan waktu guna memilih bebera…

Rilisan yang Patut Dilirik: November 2019

Di penghujung Desember, kami memilih album, album mini, dan EP yang dirilis pa…

Tunggalan Pilihan: November 2019

Sebagai pendukung untuk rilisan berupa album, EP, maupun mini album, beberapa …

Rilisan yang Patut Dilirik: Oktober 2019

Di penghujung November, kami memilih album, album mini, dan EP yang dirilis pa…

Atraksi Cemerlang Para Gajah (A Gig Story)

Malam itu, saat saya sampai di venue, panggung tengah kosong sebab memang tak …