Jalan-Jalan Sambil Jalin Silaturahmi ala Swain Mahisa dan Yahya

07 Agustus


Bertolak dari Yogyakarta, Swain Mahisa dan Yahya bertandang ke Semarang pada Sabtu 23 Juli lalu. Tur singkat ini mereka laksanakan sebagai rangkaian dari Jalan Jalin Jalan Central Java Edition Volume 1. Bertempat di Tempat Coffee & Go, acara yang dijadwalkan mulai pada pukul 18.00 nyatanya baru dipadati oleh penonton pada sekitar pukul 20.00.

Poster Jalan Jalin Jalan
Gambar 1. Poster Jalan Jalin Jalan (dok. Temu Creative)
Dendi Nata didapuk menyampaikan salam pembuka pada malam tersebut. Kepercayaan yang diberikan pun tidak disia-siakan, lantaran di sela-selanya menyanyikan tunggalan seperti "Waiting" dan "Berganti", ia benar-benar dengan ramah—kalau bukan genit—berbicara kepada penonton yang hadir pada malam itu.

Penampilan Dendi Nata dalam Jalan Jalin Jalan
Gambar 2. Dendi Nata si Perayu Ulung (dok. Aliya)
Setelah puas menguasai panggung selama beberapa waktu, RA.—alias Ra. alias Ra. Bersinar, entahlah mana yang paling benar—selanjutnya dipersilakan untuk menampilkan diri. Sayang sekali, sebab salah satu personel mereka sedang sakit, orkes post-pop ini hanya dapat menampilkan sejumlah dua buah lagu. "Mengudara Adanya" dipilih sebagai pesan perpisahan mereka pada malam tersebut.

Penampilan RA. dalam Jalan Jalin Jalan
Gambar 3. Penampilan RA. dengan gitaris pengiring Dendi Nata (dok. Aliya)
Kelar giliran para bintang tamu, para empunya lantas segera menampakkan batang hidung mereka. Swain Mahisa adalah yang bertugas menyapa pertama kali. Sejumlah lagu dibawakan olehnya, meliputi "Krayon Patah", "Semesta Redup", dan tentu saja "Only One". Senam vokal yang ia sajikan mantap memukau para penggemar yang telah memposisikan diri di barisan paling depan dan bahkan terkadang membius mereka untuk turut bernyanyi. Menyelipkan bonus, sebuah calon tunggalan anyar berjudul "Jantung" pun turut ditampilkan.

Penampilan Swain Mahisa dalam Jalan Jalin Jalan
Gambar 4. Swain Mahisa penuh senyum (dok. Aliya)
Memasuki masa transisi, pebisnis mode tersebut rupanya masih harus menemani Yahya melakukan pemanasan. Tak hanya berduet, ketika sedang berdiri bersama, keduanya juga sempat menceritakan kisah perkenalan mereka dengan narasi yang menghibur. Aksi adu keahlian memainkan instrumen masing-masing pun sempat mereka sisipkan ke dalamnya.

Penampilan Swain Mahisa dan Yahya dalam Jalan Jalin Jalan
Gambar 5. Duet Swain Mahisa dan Yahya (dok. Aliya)
Ketika Yahya lantas telah cukup mandiri, jatah penampil penutup pun langsung diserahkan. Sembari menggendong gitar akustik, penyanyi-penulis lagu pop folk asal Bandung ini membawakan beberapa tunggalan andalan dari SOUTH, album perdananya, hingga akhirnya mengakhiri rentetan penampilan pada malam tersebut.

Baca Pula

0 comments