Madukina - "Peach"


Belum banyak musik lokal yang menggunakan cita rasa R&B dan pop asal Korea Selatan sebagai pengaruh, sehingga tunggalan perdana Madukina yang berjudul “Peach” dapat terdengar begitu segar. Tunggalan yang juga yang memuat nuansa tropikal ini pun semakin terdengar menarik saat pengaruh musik pop Negeri Ginseng tersebut dipadukan dengan vokal yang justru terpengaruh oleh NIKI, Hoody, dan Kehlani.

Madukina - Peach
Gambar 1. Artwork "Peach"

Meskipun terdengar ceria, “Peach” sebenarnya menceritakan tentang beratnya usaha seorang wanita dalam melupakan hubungan yang menyisakan kenangan pahit. Beban tersebut akhirnya semakin berat ia rasakan saat mengetahui bahwa mantan kekasihnya dapat dengan mudahnya menjalin hubungan baru. Mendapati keadaan ini, wanita tersebut memutuskan untuk terus berusaha melanjutkan hidupnya sembari berharap bahwa suatu hari semesta akan membalaskan rasa sakit hati yang ia alami. “Peach” awalnya dipilih sebagai judul hanya karena Madukina menyukai bentuk emoji dari buah tersebut, namun pada akhirnya dipilih karena pula dapat menjadi simbol atas harapannya — agar sang mantan kekasih mendapatkan karma yang sempurna.

Madukina
Gambar 2. Madukina

Selain bernyanyi, rupanya Madukina terjun langsung dalam proses pembuatan tunggalan yang telah dilepas pada 5 Juli 2019 melalui berbagai layanan streaming musik ini. Selain dirinya sendiri, proses pembuatan tunggalan ini pun turut melibatkan teman selabelnya dalam GZZ Records, yakni Faisal Farisi dari Marigold, serta Sambadha, Mahatamtama , dan Derry dari Coldiac.